|
30Apr
Hati-Hati!! Syetan Bisa menyelinap Bila Ibadah Salah
|
|
Salah dalam beribadah berarti menceburkan diri dalam perangkap setan. Ibdaha yang benar adalah ibadah yang didasarkan atas iman yang lurus, dilaksanakan dengan cara yang sesuai dengan sunnah Rasulullah dan diniatkan ikhlas karena Allah semata. Kalau salah satu dari ketiga unsur itu tidak ada, maka ibadah itu tidak diterima oleh Allah. Bahkan setan akan memanfaatkan kondisi itu dan mempermainkannya dengan berbagai macam tipu daya. Berikut ada beberapa ibadah yang salah:
|
|
Last Updated on Monday, 30 April 2012 15:55 |
|
Read more...
|
|
14Apr
Malaikat Di Rumahmu
|
|
Suatu hari seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Dia bertanya kepada Tuhan:"Para malaikat disini mengatakan bahwa besok engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah?"
Dan Tuhan menjawab,"Saya telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu."
"Tapi disini, di dalam surga, apa yang pernah saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia."
Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih berbahagia."
|
|
Last Updated on Saturday, 14 April 2012 12:10 |
|
Read more...
|
|
12Apr
Dicari Penerus Ummu Sulaim
|
|
Dicari "Penerus Ummu Sulaim", seorang sahabiyah yang sangat mulia. Pantas menjadi teladan cara berpikir dan bersikapnya. Kita bisa mengambil napas dan semangatnya untuk ditransfer ke dalam kehidupan masa kini.
Memegang teguh Islam
Cobaan pertama yang dihadapinya setelah menjadi muslimah adalah kemarahan suaminya, Malik. Saat itu, ketika suaminya baru kembali dari bepergian dan mengetahui keislaman Istrinya, dengan kemarahan yang memuncak Malik berkata kepadanya,"Apakah engkau sudah murtad?" Dengan yakin dan mantap ia menjawab,"Aku tidak murtad, tetapi justru aku telah beriman." Itulah Ummu Sulain yang teguh memegang keislaman dirinya.
Bagaimana dengan kita, apakah kita saat ini termasuk mematri kuat Islam di dalam dada? Atau mudah goyah keislaman diri? Sekedar karena ada kepentingan duniawi kita berani meninggalkan sholat misalnya? atau karena takut ditekan atasan, lalu ramai-ramai berjamaah dalam kedzaliman (korupsi dan kolusi misalnya)?
|
|
Last Updated on Thursday, 12 April 2012 12:33 |
|
Read more...
|
|
Banyak orang mati-matian memanfaatkan waktunya untuk mengejar dunia, padahal ia tidak tahu kapan ia bisa menikmati jerih payahnya tersebut. Boleh jadi, ia mendapatkan sejumlah besar uang, tapi ia tidak tahu kapan bisa merasakan nikmatnya uang tersebut. Karena itu, Al-Quran mengulang-ulang akan pentingnya waktu agar manusia tidak sampai melalaikannya.
menunda-nunda adalah salah satu penyakit kronis manusia yang sangat berbahaya. Ia menangguhkan sebuah amal karena berpikir bahwa amal tersebut bisa dikerjakan esok hari. Padahal, dengan menunda ia akan menyesal ketika tidak mampu lagi mengerjakan pekerjaan tersebut dilain waktu. Harta hilang mungkin bisa dicari. Namun jika waktu yang hilang, sedikit pun tidak akan pernah bisa diganti. Kerugian menunda tidak sekedar di dunia, tapi juga di akhirat kelak. Seseorang akan melihat bekas-bekas waktu yang telah ia lewati tanpa amal kebaikan di dalamnya. Walau hanya satu menit, akan terlihat bekasnya. Menit ini terisi, menit ini kosong, menit ini hitam, merah, atau putih, semuanya akan terlihat jelas.
|
|
Last Updated on Friday, 16 March 2012 13:10 |
|
Read more...
|