Memeriksa PC Sakit Dari Jarak Jauh PDF Print E-mail
Administrator / Saturday, 18 February 2012 10:44

PC tidak selalu berjalan lancar. Ada saja masalah yang mungkin timbul, Entah itu dari hardwarenya, softwarenya, atau karena ulah usernya. Kadang sulit untuk mengetahui dari mana harus memulainya hanya untuk menemukan masalahnya.

Sebenarnya kita harus banyak belajar cara memeriksa masalah PC yang lagi sakit tanpa harus kita berada di depan  "pasien" itu sendiri. Dan itu dapat kita lakukan dari awal panggilan telepon ke klien.

Deskripsikan masalah

Hal pertama yang kita minta dari klien adalah mendiskripsikan masalah. Sebelum melompat ke PC, kumpulkan informasi sebanyak mungkin. Ini berarti meminta klien untuk mendiskripsikan apa yang terjadi, kapan mulai terjadi, dan apakah ada kejadian khusus yang bertepatan dengan masalah. Sering pengumpulan informasi ini membawa kita langsung ke solusi. Kadang pengumpulan informasi tersebut membawa kita ke simpulan bahwa yang diperlukan untuk memecahkan masalah adalah cukup reboot.

Identifikasi bagian yang terkena

Ada kejadian di mana masalah hanya terjadi pada bagian tertentu dari sistem seperti pada pencetakan. Meski kita berpikir ini sepele, banyak user yang meminta bantuan dengan alasan "komputernya yang tidak bekerja" padahal yang dimaksud adalah "Printernya tidak dapat mencetak". Dalam beberapa kasus, beberapa bagian mungkin akan terpengaruh, seperti printer dan pemetaan drive jaringan. Jika beberapa bagian mengalami masalah, kombinasi dari mereka sering akan membawa kita ke solusi. 

Hardware atau software?

Jika klien mendeskripsikan  masalah seperti PC lambat, salah satu hal pertama yang dapat kita lakukan adalah memeriksa hardware. Apakah RAM cukup? Apakah ruang kosong pada drive C cukup? Jika masalahnya terkait dengan jaringan, apakah lampu kartu jaringan berkedip, nyalam atau mati? Jika tidak bermasalah, jangan langsung berasumsi masalahnya terkait software, karena bisa jadi, masalahnya adalah harddisk. 

Namun, sebelum kita menggali lebih dalam masalah hardware, ini akan menjadi titik lompatan yang baik untuk software. Jika tidak ada yang menjadi jelas setelah kita menyelidiki masalah software, kembali ke hardware dan lakukan tes drive atau defrag. 

Memeriksa masalah cetak

Printer gampang-gampang susah. Namun, ada cara  untuk membuat troubleshooting sedikit lebih mudah. Pertama, cari tahu jenis printer yang kita hadapi. Jika itu adalah printer jaringan, pastikan jaringannya hidup. Jika ya, tanyakan apakah mesin lainnya dapat mencetak ke printer yang bersangkutan. Jika mereka bisa, periksa apakah ada pekerjaan yang terjebak dalam antrian printer. 

Jika printer tidak tercantum pada Devices and Printers, cari tahu apakah itu baru-baru ini menghilang. Jika tidak, kemungkinan besar driver-nya korup dan perlu dihapus dari dalam registry. Jika printer masih tercantum dan tidak ada pekerjaan di antrean, restart komputer kemudian coba mencetak lagi. Restart bisa menyembuhkan sejumlah penyakit di Windows.

Masuk ke Safe Mode

Apakah klien dapat melihat server internal? Jika tidak, apakah mereka bisa membuka browser dan melihat Google misalnya? Jika tidak, ini baru tantangan karena kita tidak dapat melakukan troubleshooting jarak jauh. Namun, jangan takut. Kita mulai dengan memandu klien untuk reboot mesin dan masuk ke Safe mode. Biasanya, jika tidak ada masalah hardware, Safe Mode akan menghilangkan berbagai isu yang membuat mesin tidak dapat online.

Tentu saja, jika tidak ada yang bisa online, hal pertama yang harus dilakukan adalah me-restart switch/modem/router. Jika tidak berhasil, periksa DNS. Namun, itu di luar maksud dan tujuan kita (karena akan membawa kita jauh dari mesin klien dan beralih ke masalah server DNS.

Pastikan user punya hak dan tidak salah login

Seberapa sering Anda  mendapatkan pertanyaan, "Dimana password saya?" Seorang klien menelpon untuk mengatakan bahwa ia tidak bisa login ke komputer. Apakah mereka lupa password mereka? Apakah mesin pada  domain? Jika pada sebuah domain, apakah servernya online? Begitu banyak masalah dengan yang satu ini, sulit untuk tahu dari mana untuk memulai.

Namun, hal pertama yang harus Anda lakukan jika klien pada dominan dan Anda memiliki akses ke server Active Directory mereka adalah login ke server dengan menggunakan hak akses mereka. Jika Anda dapat melakukan itu, kita telah mempersempit masalah ke koneksi jaringan mereka atau cara mereka login. Jika mereka harus masuk ke domain, pastikan mereka tidak login ke mesin lokal.

Troubleshoot software tertentu

Kadang masalah yang dialami user mengerucut ke satu software dan ini pada akhirnya menjadi masalah bagi support juga (terutama jika itu software khusus). Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah memeriksa sekali lahi untuk memastikan bahwa masalah tersebut memang dari software yang bersangkutan.

Jika masalah terkait dengan ajringan tapi semua aplikasi lainnya bisa onlie, kemungkinan besar masalah ada pada software tersebut. Jika memang demikian dan software bergantung pada koneksi jaringan, pastikan firewall atau software antivirus mulai memblokir paket dari atau ke software. Ketika menemukan masalah yang terkait dengan suatu software, repair install sering bisa memecahkan masalah.

Cari kemungkinan adanya virus

Sebagian besar telepon ke support disebabkan virus. Karena virus menyebabkan segala macam perilaku yang berbeda, bagaimana kita bisa langsung menentukan bahwa itu adalah virus? Anda mungkin pernah menghabiskan waktu berjam-jam mencoba melacak virus  pada mesin yang sebenarnya tidak terinfeksi. Ada beberapa pertanyaan yang harus kita jawab.

Yang pertama adalah "Perilaku apa yang ditunjukkan oleh komputer yang membuat kita percaya ia terkena virus?". Jawaban dari pertanyaan tersebut akan menentukan ke mana kita pergi. Pertanyaan lain yang perlu dijawab adalah "Apakah komputer baru-baru ini menunjukkan tanda-tanda perlambatan yang drastis?", "Apakah ada jendela pop-up yang tidak diinginkan atau aneh yang muncul secara acak?"

Apakah Anda baru saja dibawa ke situs web yang tidak biasa Anda kunjungi? Apakah ada orang lain yang menggunakan komputer Anda? Apakah Anda baru saja membuka lampiran email? Apakah ada jendela sekuriti aneh yang baru-baru ini mulai bermunculan? Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membimbing kita ke arah yang benar untuk menyembuhkan PC yang mungkin terinfeksi.

Minta reka ulang

Jika identifikasi masalah tidak menghasilkan apa-apa dan kita bisa meremote ke PC User, akan lebih baik jika kita melihat masalahnya beraksi. Ini terutama jika masalah tersebut hanya terjadi pada PC, jaringan, atau software klien. Meskipun sebagian besar masalah dapat diketahui dari identifikasi, beberapa masalah hanya bisa dilihat ketika beraksi. Mintalah klien untuk mereka ulang kejadiannya. Pastikan error terjadi terus dengan cara yang sama. Dengan reka ulang ini, kita bisa memastikan bahwa memang ada masalah dan kita memiliki tempat untuk mulai troubleshooting.

Gunakan tool

Ketika semuanya gagal, kita memiliki koleksi tool yang dapat digunakan pada mesin. Jika memang begitu kejadiannya, kita mulai dari software yang paling tidak berbahaya, seperti Malwarebytes. Dan dari situ mulai ke software yang kira-kira mencurigakan. Ini juga saat yang tepat untuk menjalankan alat-alat diagnosa harddisk karena masalah bisa saja terjadi karena harddisk yang rusak. Ini adalah pendekatan campur aduk dan kadang-kadang dapat menyebabkan masalah lebih banyak. Namun, jika semua kemungkinan telah kita coba, mungkin ini adalah peluang terbaik kita.

Oleh: Gunung Sarjono/PCMedia


blog comments powered by Disqus
Last Updated on Saturday, 18 February 2012 13:03

Advertisement

Shere Google +

Who's Online

We have 23 guests online
Google PageRank Checker