Mojokerto Cyber Media | Go online Mojokerto
31Mar
SEGERA HADIR KAMPUNG CYBER DI MOJOKERTO.
administrator PDF Print E-mail
Saturday, 31 March 2012 13:07
SEGERA HADIR KAMPUNG  CYBER  DI MOJOKERTO.
Teknologi informsi khususnya internet telah memberi kesempatan kepada kami warga masyarakat untuk berkembang secara cepat dan tidak mengenal ruang dan waktu. Kami tahu Mojokerto merupakan daerah kecil namun memiliki potensi sumber daya dan kreatifitas. Keyakinan semakin bertambah, karena  teknologi informasi menjadi dasar pijakan  kami untuk maju dan berkembang sebagai ujung tombak  kemandirian masyarakat  di wilayah kami. Dengan teknologi internet kami berharap dapat  mengejar ketertinggalan warga dan menjembatani keterbatasan serta kekurangan kami untuk menuju kesejahteraan bersama.
Kami pengurus RT 02  RW 01 Lingkungan Cakarayam Kelurahan Mentikan Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto mencoba untuk merancang sebuah program sekaligus sebagai pijakan awal warga kota Mojokerto untuk memasuki dunia internet yang kami sebut dengan “kampung cyber (Internet)” yang kami mulai dari Kampung Cakarayam  ini.Bagi kami ini  hal ini merupakan tantangan tersendiri.
Website merupakan langkah awal  Tim Kampung Cyber  untuk berpijak di dunia maya. Untuk saat ini sudah dapat diakses di kampung.mojokertocyber.com yang kami mulai di awal April 2012. Website ini memuat berbagai konten khususnya berkaitan dengan kegiatan di kampung cyber yaitu pengenalan program RT ke warga dan sekaligus sebagai media publikasi kegiatan RT yang senantiasa ter update. Bila memungkinkan, kami akan kembangkan jaringan internet (kabel) dari rumah ke rumah dengan biaya murah dan tentunya apabila masyarakat membutuhkan. Selanjutnya  kami berharap dapat menghadirkan akses internet secara gratis di ruang publik untuk fasilitas pendidikan anak-anak dan remaja.
Selain itu Kampung Cyber  juga memiliki toko online yang menjual produk-produk hasil karya warga dan potensi Usaha Kecil Menengah Mojokerto. Kami berkeyakinan bahwa warga mojokerto memiliki produk-produk  dengan potensi jual besar untuk ditawarkan di seluruh nusantara. Seharusnya Warga Mojokerto tidak harus hijrah ke daerah lain seperti halnya yang terjadi dewasa ini, hanya karena Mojokerto dianggap sebagai daerah yang kurang menguntungkan bagi warga penghuninya. Mojokerto bisa dijadikan sebagai kota dengan potensi usaha kecil menegah yang besar dan kami mencoba menawarkan produk-produk mereka dan dipasarkan diseluruh nusantara dengan harga terjangkau, tentunya melalui dunia internet.
Dengan dukungan Karang Taruna sebagai generasi penerus bangsa, kami bertekad untuk mempu menghadirkan mojokerto menuju kota Cyber City sehingga kami mampu memperkenalkan dan memasarkan produk-produk kekayaan Mojokerto di seluruh  wilayah Indonesia. Kami berharap program Kampung Cyber ini mampu membangkitkan potensi dan kretatifitas warga Mojokerto yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Mojokerto. Go Online Mojokerto untuk menuju Mojokerto Cyber City.

Teknologi informsi khususnya internet telah memberi kesempatan kepada kami warga masyarakat untuk berkembang secara cepat dan tidak mengenal ruang dan waktu. Kami tahu Mojokerto merupakan daerah kecil namun memiliki potensi sumber daya dan kreatifitas. Keyakinan semakin bertambah, karena  teknologi informasi menjadi dasar pijakan  kami untuk maju dan berkembang sebagai ujung tombak  kemandirian masyarakat  di wilayah kami. Dengan teknologi internet kami berharap dapat  mengejar ketertinggalan warga dan menjembatani keterbatasan serta kekurangan kami untuk menuju kesejahteraan bersama. 

Kami pengurus RT 02  RW 01 Lingkungan Cakarayam Kelurahan Mentikan Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto mencoba untuk merancang sebuah program sekaligus sebagai pijakan awal warga kota Mojokerto untuk memasuki dunia internet yang kami sebut dengan “kampung cyber (Internet)” yang kami mulai dari Kampung Cakarayam  ini.Bagi kami ini  hal ini merupakan tantangan tersendiri.

Add a comment
Last Updated on Tuesday, 03 April 2012 11:12
Read more...
 
07Oct
Curhat pada DIRUT PT KAI "Kereta Api Tidak Lagi Merakyat "
administrator PDF Print E-mail
Friday, 07 October 2011 09:09

Curahan Hati Para Pelaju Mojokerto kepada Direktur Utama  PT KAI

 

Dear Bp. Jonan,
Perkenalkan, nama saya Dhyana A. Listyani, 32 th,  karyawan swasta di Surabaya yang selama ini menggunakan trasportasi kereta api dari Mojokerto menuju Surabaya.
Mulai tahun 2005 saya mulai naik kereta api, dan merasakan kenyamanan menggunakan trasportasi tersebut, walaupun berada dikelas ekonomi, kereta-nya sering telat, bahkan Lokomotifnya sering rusak di tengah jalan, saya tetap merasa nyaman dibandingkan menggunakan trasportasi lainnya seperti bus. Apalagi jika pada saat kondisi saya yang sedang mengandung, tidak memungkinkan untuk naik turun angkutan umum apalagi jembatan penyeberangan untuk menuju terminal bus sby. Bahkan untuk menambah kenyamanan dalam ber-kereta-api saya dan rekan-rekan yang ber-KTB (Kartu Trayek Bulanan).
Apalagi sejak adanya kereta-api SUROKERTO, sangat-sangat membantu kami para peng-laju dalam menghantar kami ke Surabaya dari Mojokerto. Akan tetapi sekarang sudah 2 bulan ini Surokerto tidak jalan, satu-satunya alternative hanya menggunakan kereta api KRD ( Surabaya-Kertosono) yang kondisinya sudah sangat overload. Bahkan tak jarang rekan-rekan kami yang berasal dari Jombang sudah tidak dapat tempat duduk. Lantas bagaimana dengan kami yang naik dari Mojokerto, bahkan rekan-rekan dari stasiun sesudahnya ?? Untuk naik BUS, karena seringnya kecelakaan membuat para PO bus mengurangi armada yang jalan, membuat kami semakin sulit berebut naik bus yang sudah penuh.
Ditambah lagi perlakuan dari para pegawai PJKA yang tidak menyenangkan dan seringkali tanpa hormat dalam memperlakukan para penumpang. Setahu saya walaupun pegawai PJKA, mereka seharusnya tidak boleh se-enaknya ikut kereta-api executive seperti BIMA dan TURANGGA, tapi pada kenyataannya, mereka dengan se-enaknya ikut, bahkan seringkali mengajak orang ke-2 dan ke-3 (saudara atau teman) untuk ikut tanpa membeli tiket secara resmi. Bahkan walaupun kami membeli tiket resmi-pun, seringkali mereka mempertanyakan tiket kami dengan nada yang sangat tidak sopan kpd kami. Padahal untuk naik Mutiara Selatan dari Mojokerto - Surabaya kami sudah membeli tiket seharga Rp. 140.000,-  suatu nilai yang tidak sedikit untuk kami para penglaju.
Untuk itu Pak Jonan, bersama surat ini, saya dan mungkin juga ada rekan-rekan saya yang sudah  berkirim email sebelumnya kepada bapak memohon dengan sangat :
1. Menjalankan kembali kereta api Surokerto, atau memberi alternative lain seperti kereta pengganti selama surokerto belum bisa jalan.
2. Lebih menertibkan dan mendisiplinkan para pegawai PJKA dalam menggunakan trasportasi kereta api sesuai dengan level kepegawaiannya. Kalau perlu sama - sama harus bertiket, karena toh para pegawai sudah mendapatkan uang trasportasi.
3. lebih meng-educate para Pegawai untuk lebih sopan dalam bertanya dan menghadapi para penumpang.
Kami juga berusaha untuk mengajak para rekan - rekan lebih memperhatikan kenyamanan dengan ikut ber-KTB, menghindari menjadi penumpang gelap, dan lebih tertib.
Kami sangat mengharapkan response baik dari Bp. Jonan selaku pimpinan PJKA.
Atas perhatian-nya saya ucapkan terimakasih.
Best Regards,
Dhyana Agustin Listyani

Dear Bp. Jonan,

Perkenalkan, nama saya Dhyana A. Listyani, 32 th,  karyawan swasta di Surabaya yang selama ini menggunakan trasportasi kereta api dari Mojokerto menuju Surabaya.Mulai tahun 2005 saya mulai naik kereta api, dan merasakan kenyamanan menggunakan trasportasi tersebut, walaupun berada dikelas ekonomi, kereta-nya sering telat, bahkan Lokomotifnya sering rusak di tengah jalan, saya tetap merasa nyaman dibandingkan menggunakan trasportasi lainnya seperti bus. Apalagi jika pada saat kondisi saya yang sedang mengandung, tidak memungkinkan untuk naik turun angkutan umum apalagi jembatan penyeberangan untuk menuju terminal bus sby. Bahkan untuk menambah kenyamanan dalam ber-kereta-api saya dan rekan-rekan yang ber-KTB (Kartu Trayek Bulanan).

Add a comment
Last Updated on Friday, 07 October 2011 09:53
Read more...
 
12Sep
Kecelakaan Bus Sumber Kencono VS Minibus di Mojokerto
administrator PDF Print E-mail
Monday, 12 September 2011 10:05

Kecelakaan maut kembali terjadi, Bus Sumber Kencono jurusan Surabaya-Yogyakarta yang bernopol W 7181 UY dari arah Surabaya ini menghantam sebuah minibus Elf AG 7103 ML di By Pass Puri Indah, Mojokerto. Kecelakaan yang terjadi pada pukul 03.30 WIB Senin tanggal 12-9-2011 itu menyebabkan korban yang meninggal dunia hingga saat ini sebanyak 19 orang, dan korban yang terbanyak dari minibus yang tidak lain adalah kendaraan travel dari Nganjuk menuju ke Tanjung Perak Surabaya.

Add a comment
Last Updated on Monday, 12 September 2011 10:30
Read more...
 
Page 1 of 5

« StartPrev12345NextEnd »

Advertisement

Shere Google +

Who's Online

We have 35 guests online
Google PageRank Checker