| Merampingkan Sistem Linux II |
|
|
|
| Thursday, 09 February 2012 10:16 |
|
Pada artikel berikut ini, kita akan membahas mengenai uninstall paket yang tidak diperlukan dan menghapus temporary file. Uninstall paket yang tidak diperlukan Seringkali instalasi distro masa kini, menyertakan paket-paket yang tidak diperlukan. Kerugian dari paket-paket ekstra ini adalah selain menyita ruang, juga memprlambat proses update karena paket-paket tersebut kemungkinan juga perlu di-update. Ada beberapa petunjuk yang bisa digunakan dalam memilih paket mana yang tidak dibutuhkan. Misalnya, perintah untuk mengurutkannya berdasar ukuran paket setelah di-install: Contoh tampilan outputnya adalah berikut ini: Untuk kasus ini, terlihat OpenOffice, Virtualboc, dan beberapa versi kernel adalah yang paling banyak menyita ruang disk. Maka lebih baik meng-uninstall versi kernel yang paling usang yaitu 2.6.32-27. Untuk memastikan agar software yang akan di-uninstall sudah tidak digunakan lagi dengan perintah: Opsi -r memberikan rekomendasi jika ada paket tertentu yang perlu dihapus. Opsi -P digunakan agar aptitude melakukan konfirmasi sebelum memulai proses. Ini penting karena terkadang akibat dependency, tidak hanya paket yang disebutkan sebagai argumen yang dihapus, tetapi juga paket lainnya yang terkadang sangat penting. Contohnya, paket genisoimage yang berguna untuk membuat ISO image. Software burner K3b memiliki kaitan erat dengan paket ini. Demikian juga sistem desktop Plasma KDE. Apabila anda pengguna program K3b dan desktop KDE, sudah pasti tidak bisa menghapusnya. Jika sebelumnya terinstall beberapa modul kernel unofficial, ada beberapa file yang tertinggal saat proses remove di atas. Ini biasanya terlihat dari pesan semacam ini saat aptitude bekerja: Apabila pesan ini juga Anda alami, ulangi saja perintah di atas, tetapi menggunakan opsi "purge" Selanjutnya, Anda dapat menghapus direktori /lib/modules/2.6.32-27-generic secara manual Menghapus temporary file Tanpa Anda sadari, berbagai program di Linux sebenarnya menghasilkan beragam file temporer (temporary file). Wujudnya bisa bermacam-macam, seperti cookies dan history dari browser internet, file backup dari word processor atau spreadsheet, thumbnail dari program grafik, dan masih banyak lagi. Jangan pernah menganggap besarnya seluruh file temporer tersebut tidak mencapai angka megabyte. Suatu sistem yang rutin dipakai sangat mungkin angka megabyte. Suatu sistem yang rutin dipakai sangat mungkin menghasilkan "sampah" hingga ratusan megabyte, bahkan lebih! Saat ini, penghapusan secara manual lewat script buatan sendiri terkesan membuang waktu. Solusinya adalah menggunakan software semacam BleachBit (http://bleachbit.sourceforge.net/download/linux). Bagi Anda yang pernah menggunakan CCleaner, akan merasa tidak asing dengan cara kerjanya. Bleachbit menawarkan berbagai opsi pembersihan untuk beberapa aplikasi populer di Linux, misalnya Firefox, KDE, atau Audacious. Selain itu, berbagai log yang dihasilkan oleh program, seperti apt, Xchat, Xserver, dan lainnya juga didukung olehnya. Bleachbit versi terbaru (0.9.1) bisa di-download dari URL yang disebutkan di atas. Update ke versi terbaru diperlukan karena bersi di repository sering tertinggal. Sesuaikan nama distro yang Anda miliki dan versinya. Untuk pemakai Debian dan Ubuntu, Anda akan memperoleh file.deb. Misalnya nama filenya adalah bleachbit_0.9.1-1_all_ubuntu1004.deb (installer untuk Ubuntu versi 10.04), maka perintah untuk meng-installnya adalah: Jalankan Bleachbit dengan memilih menu "Application", lalu pilih System dan klik Bleachbit. Bisa juga dengan mengetik: Catatan: Anda bisa juga menjalankan bleachbit sebagai root. Ini diperlukan jika Anda perlu menghapus file yang hanya bisa diakses oleh root seperti log system. Namun berhati-hatilah karena root bisa mengakses file manapun termasuk menghapusnya! Saat menjalankan Bleachbit pertama kali, ada beberapa settings konfigurasi (Edit | Preference) yang perlu diperhatikan.
Anda sekarang akan melihat layar utama Bleachbit. MIsalnya Anda hendak membersihkan fil-file temporary Firefox, maka cukup centang kotak di sebelah kanan tulisan "Firefox". Ini akan sekaligus mengaktifkan item seperti "Cache", "Cookies" dan seterusnya. Atau Anda bisa mencentang perbagian untuk melakukan pembersihan secara spesifik. Penjelasan maknatiap item ada saar Anda mengklik "Firefox". Pastikan Anda memahaminya terlebih dahulu, karena boleh jadi ada informasi yang masih dibutuhkan. Sebagai contoh: item "Session Restore". Ini menyimpan informasi URL yang sedang diakses di tiap tab Firefox. Jika Firefox ditutup lalu dijalankan lagi, maka fitur session restore akan mengembalikan keadaan tab seperti sebelum ditutup. Jika Anda meminta Bleachbit menghapus "Session restore", maka informasi ini akan hilang. Setelah memilih point-point yang akan dihapus, ada baiknya Anda lakukan dulu preview at file apa saja yang akan dihapus.Caranya dengan menekan tombol bericon teropong. Window bagian tengah akan segera mendaftar apa saja file yang dihapus, beserta informasi total ukuran file-file tersebut dan jumlah file. Baru setelah Anda yakin, tekan tombol bericon tanda silang merah. Maka pembersihan akan segera dimulai. Oleh Mulyadi/CHIP
|
| Last Updated on Thursday, 09 February 2012 11:37 |