• +62 321 390946
  • 08155022156
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Wisata Mojokerto

Pendakian Bukit Watu Jengger, bukan bukit biasa

Halo Guys, Traveler Kampung Cyber. Jumpa lagi dengan topik kali ini kita akan membahas tentang perjalanan pendakian di Bukit Watu Jengger. Nama nya bukit guys sepertinya gak tinggi-tinggi amat ya, tapi kenyataannya lokasi sebenarnya cukup tinggi juga lho..
Bukit Watu Jengger berada di lokasi Hutan, Nawangan, Tawangrejo, Jatirejo, Mojokerto, Jawa Timur, dengan ketinggian 1100 Mdpl. Bila Sahabat berada di Kota Mojokerto, untuk menuju lokasi ini, travelers membutuhkan jarak tempuh sekitar 25 km menuju desa Nawangan.

Untuk menuju desa ini, kamu dapat mengendarai mobil atau motor, namun sepertinya rekomendasi kami, lebih baik sahabat traveler naik motor untuk menuju desa ini karena jalan menuju desa ini masih berbatu tetapi masih tetap aman dilewati. Sebelum pendakian, Sahabat Travelers bisa menitipkan kendaraan di salah satu rumah warga yang menerima jasa parkir untuk para pendaki watu jengger.
Untuk memulai pendakian, kamu harus mendaftar dulu ya gusy. Di sini ada Posko Pendakian Watu Jengger, syaratnya hanya menujukkan KTP dan membayar Rp. 10.000 per orang, selanjutnya kalian sudah dapat memulai pendakian.

Untuk menuju puncak Watu Jengger ditempuh dengan jalan kaki selama  1.5 – 2 jam, tergantung dari semagat kamu guys,  jalan santui atau ngebut naik nya. 

Untuk menempuh jarak 2 km jalan kaki menuju puncak bukit kalau dijalani dengan santui nggak terasa kok guys, meski jalan menanjak tapi tetap aman. Biasanya para pendaki banyak memanfaatkan kesempatan pendakian untuk menikmati panorama alam yang semakin ke atas semakin penuh sensasi. 

Memulai Pendakian

Setelah dari pos perijinan, pendaki akan disuguhi pemandangan hutan pinus yang masih asri dengan jalur yang tergolong landai sepanjang 1 kilometer. Hutan pinus disini cukup luas, menanjak dan licin karena tanah liat bukan tanah gambut. Lanjutkan perjalanan, kamu memasuki jalur menanjak dengan pamandangan pegunungan nan menawan dan instagrammeble banget. Kanan dan kiri kamu terdapat tanaman semak yang tidak tinggi. Pejalanan Kalian juga  diiringi  alunan gemericik air sungai yang mengalir di bawah sana. Di satu kilometer terakhir menuju puncak ini, kalian sudah mulai bisa mengambil foto. Ada beberapa tempat landai yang bisa dijadikan spot dengan latar belakang pegunungan yang menakjubkan. Tapi tetap waspada ya guys, sebab disini angin yang berhembus  cukup kencang dan kanan kiri kalian  adalah jurang yang sangat dalam. Kalau mau selfi harus hati-hati dan tetap waspada dari segala kemungkinan dari hempasan angin dan longsor. Semakin mendekati puncak, pemandangan yang disajikan semakin memanjakan mata.

Kalian juga akan melewati jalur yang dipenuhi ilalang di kanan kirinya, hempasan angin semakin kuat so kamu nggak mungkin bisa nge camp di sini kalau mau nginap. Namun Spot cantik yang dijamin kamu nggak akan tahan melewatkan  lokasi ini untuk mengabadikan di mata lensa kamera atau hp kamu. Tanjakan semakin tinggi, bisa sampai 45 derajat, tapi jangan khawatir guys karena di sana sudah ada alat bantu pegangan yang disediakan oleh pengelola bukit watu jengger, sehingga kamu lebih leluasa untuk menaiki tanjakan.

Kalau kalian pingin melihat sunrise, cahaya matahari terbit dari puncak bukit, kamu bisa mulai pendakian sore hari dan mendirikan tenda di atas bukit yang landai  atau kamu lakukan pendakian dimulai jam 2 dini hari.

Luar bisa pemandangan di atas bukit dengan ketinggian 1100 mdpl ini. Oh ya.. Sebaiknya pendakian dilakukan tidak pada musim hujan ya guys, sebab pengalaman selama ini jalan pendakian yang licin selama pendakian dan cukup berbahaya bagi kita yang belum terbiasa mendaki terutama pada saat turun dari puncak watu jengger. Jalan yang licin dan tinggi membuat kita harus lebih berhati-hati saat turun dari bukit watu jengger Mojokerto. Lain halnya bila kalian sudah sering melakukan pendakian sebelumnya.

Okey Traveler, selamat menikmati keindahan watu jengger Mojokerto. Salam Lestari.

 

 


© 2022 Mojokertocyber. All Rights Reserved.